Breaking News
recent

5 alasan kenapa permohonan NPWP anda ditolak

NPWP
Anda sudah pernah membuat NPWP? Daftar NPWP langsung datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau daftar NPWP via online melalui e-registration (e-reg) di www.pajak.go.id? Apakah permohonan NPWP anda pernah ditolak?


Sedikit saya ulas tentang NPWP. NPWP adalah Nomor Pokok Wajib Pajak, fungsinya adalah sebagai identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan, seperti halnya Nomor Identitas Kependudukan (NIK) pada KTP yang berfungsi sebagai identitas penduduk dalam menjalankan hak dan kewajibannya sebagai Warga Negara Indonesia.

Selain itu, NPWP juga digunakan sebagai alat untuk administrasi perpajakan dan fungsi yang paling populer adalah sebagai persyaratan dokumen untuk kepentingan tertentu, misalnya pembukaan rekening baru di BCA, pembuatan passport, atau karena disyaratkan oleh perusahaan untuk pencairan gaji dan lain sebagainya.

Begitu pentingnya NPWP ini, maka agar permohonan NPWP anda tidak ditolak, kenali 5 alasan kenapa permohonan NPWP anda ditolak. Ini berdasarkan pengalaman saya saja selama ini. Mungkin juga ada alasan lainnya, anda bisa menambahkannya di kolom komentar ya pembaca yang baik.

Alasan pertama, Calon Wajib Pajak tidak memenuhi syarat Subjektif dan Objektif sebagai Wajib Pajak. Syarat Subjektif Wajib Pajak, gampangnya adalah setiap Warga Negara Indonesia yang sudah mempunyai KTP dan usia diatas 18 tahun. Bagaimana kalau dibawah 18 tahun, syaratnya sudah menikah, itu saja. Sedangkan syarat objektif Wajib Pajak adalah Wajib Pajak mempunyai penghasilan.

Alasan kedua, permohonan NPWP tidak diisi dengan lengkap dan benar. Entah karena tidak mengerti atau karena alasan apa, terkadang permohonan yang disampaikan tidak diisi dengan lengkap dan benar. Kasus yang paling sering saya temui adalah tidak diisi kolom NIK, NIK diisi tapi tidak benar, kolom alamat tempat tinggal diisi alamat tempat kerja (perusahaan), tidak mencantumkan nomor telepon, kategori Wajib Pajak tidak sesuai (biasanya wanita kawin), jumlah tanggungan dan kisaran penghasilan, bahkan ada yang tidak ditandatangani. Semua data yang diisikan harus valid, agar permohonan NPWP anda disetujui.

Alasan Ketiga, tidak melampirkan dokumen sesuai yang disyaratkan berdasarkan Per-20/PJ/2013 dan Per-38/PJ/2013. Misalnya, kategori wanita kawin memilih terpisah melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya (MT), dokumen yang disyaratkan adalah fotokopi KTP, NPWP suami, Kartu Keluarga, dan Surat Pernyataan Memilih Terpisah dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya, namun salah satu atau beberapa dokumen tersebut tidak dilampirkan.

Alasan Keempat, bagi yang daftar NPWP via online, dokumen yang disyaratkan tidak di upload, atau dikirim manual dengan Surat Pengantar Dokumen (SPD) yang sudah dicetak, namun tidak disampaikan/dikirim ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) pemroses. Harusnya dokumen tersebut segera dikirimkan ke KPP Pemroses paling lambat 14 hari kerja loh dari tanggal kirim di dashboard e-reg.

Alasan kelima, yang bersangkutan sudah terdaftar. Nah, kalau sudah terdaftar, untuk apa daftar NPWP lagi? NPWP hanya diterbitkan satu kali. Walaupun pindah kerja ataupun pindah alamat, NPWP-nya ya cukup 1 saja.

Demikian, catatan saya kali ini tentang 5 alasan kenapa permohonan NPWP anda ditolak. Semoga bermanfaat.

Note: KPP Pemroses adalah KPP yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan dan tempat kegiatan usaha Wajib Pajak.

referensi : ekstensifikasi423.blogspot.com
Pradirwan pradirwancell

Pradirwan pradirwancell

18 comments:

  1. jadi nambah wawasan tentang pendaftaran npwp nih... makasih banyak infonya

    ReplyDelete
  2. kenapa pengajuan npwp online saya di tolak dengan alasan "pegawai lain nya tidak bisa daftar secara online",kenapa bgtu,mohon pencerahan ny?

    ReplyDelete
  3. saya daftar online tapi status pengjuan di tolak
    padahal persyaratan yang wajib ada atau di isi saya isi dan sediakan seperti softcopy KTP yang di lampirkan di website eregistrasi .
    itu kenapa ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo krn alamat ga sesuai sama alamat ktp trus mau bkin npwp lg bisa g ya, soalny gabisa"

      Delete
    2. Mas Deni Arfian dan Mbak Novita Asty... ini yang saya masukkan dalam alasan kedua, permohonan NPWP tidak diisi dengan lengkap dan benar.

      Mas Deni, jika upload yang tersedia hanya softcopy KTP saja, biasanya yang anda klik di kolom sumber penghasilan adalah dari pemberi kerja, misalnya sebagai karyawan swasta. maka persyaratan yang diminta hanya aplikasi hanya KTP.

      Berbeda halnya jika sumber penghasilannya dari usaha, maka selain ktp akan ada lagi permintaan untuk mengupload dokumen terkait usahanya, bisa berupa surat pernyataan usaha atau surat keterangan usaha dari instansi yang berwenang.

      Pastikan antara data yang diinput dan yang di upload saling mendukung. Misalnya di KTP karyawan swasta, maka di pilihan pendaftaran NPWP juga karyawan swasta.

      Hal ini juga sekaligus untuk menjawab pertanyaan Novita Asty, anda menginput alamat di sistem kota A, ternyata yang di KTP kota B. itu kan ga sesuai. Jika memang anda sudah pindah domisili ke kota A, maka yang di upload adalah surat keterangan domisili dari kelurahan setempat.

      Intinya, KPP akan memproses jika semua data yang diinput itu sesuai dengan yang di upload di sistem. Jika dokumen yang di upload banyak, disarankan jangan upload, tapi kirim manual saja ke KPP. setelah input data di sistem, kirim dokumen manual. Dokumen bisa disampaikan melalui pos tercatat atau anda datang langsung ke KPPnya untuk mengantarkan dokumen tersebut.

      Delete
  4. Kalo udah ditolak trus mau bkin baru lg gmna caranya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di tolak krn saya smpat isi tmpat usaha padahal ga ada dan gabisa dihapus, trus jd d tolak krn alamat usaha g sesuai sama alamat ktp

      Delete
    2. Jika status permohonan pertama ditolak, Anda cek alasan penolakannya. Silakan input ulang, betulkan data yang menurut KPP salah tersebut.

      Jika anda mengisi usaha, tinggal hilangkan, karena memang ga ada kan? jika anda tetap memasukkannya, maka bisa dianggap memberikan data yang tidak benar. Bisa dihapus kok, caranya, sumber penghasilan anda bukan dari usaha (misalnya sebagai karyawan swasta). Ingat, isian harus lengkap dan benar.

      Delete
  5. Saya ditolak karena pekerjaan tidak terdefinisi. Saya itu guru honorer. Jadi di isian saya pilih lainnya dg keterangan guru honorer. Seharusnya saya pilih apa? Mohon bantuannya terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada kontraknya ga sebagai guru honorer? jika ada silakan ajukan ulang permohonan pendaftarannya, upload kontrak dan ktp-nya, atau datang aja langsung ke KPP-nya.

      Delete
  6. saya ditolak karena tidak melampirkan scan ktp, tapi ketika saya mendaftar ulang tdk ada pilihan utk melampirkan nya. apa bisa di emailkan saja? kalo bisa email nya apa ya?

    ReplyDelete
  7. Kemarin Saya ditolak karna salah isi tanggal lahir, udah saya Edit/Rekam Formulir kembali , tapi status nya ga mau ke kirim/save,malah jadi draft saja.
    Itu gimna mas.makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Edit ulang. Lengkapi semua data dan lampirannya​, kirim. Masih draft artinya Anda baru isi form.

      Delete
  8. Saya sudah mendaftar online tpi d tolak alasannya menurut ktp anda mendafatar d kec. Medan timur itu mksd a apa ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. permohonan NPWP tidak diisi dengan lengkap dan benar. Antara isian dan data KTP tidak sama

      Delete

Powered by Blogger.